Pages

Sabtu, November 17, 2012

DHCP Server


Apakah anda bertanya-tanya “apa itu DHCP Server”, nggak usah pusing-pusing nyarinya,, karna anda bisa melihat artikel dibawah ini. Langsung aja Check It Out.


DHCP Server

            DHCP kependekan dari Dinamic Host Configuration Protocol. DHCP adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP Server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi.
            Pada saat kedua DHCP Client dihidupkan, maka komputer tersebut melakukan request kepada DHCP Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP Client dan menghapus nomor IP tersebut dari daftar “pool”. Nomor IP diberikan bersama dengan Subnet Mask dan Gateway. Jika tidak ada lagi nomor IP yang dapat diberikan, maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.
            Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client dinyatakan selesai dan client tidak memperbaharui permintaan kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP Server, dan server dapat memberikan nomor IP tersebut kepada client yang membutuhkan. Lama periode ini dapat ditentukan dalam lease yang menit, bulan, atau semacamnya. Jangka waktu disebut “leased period”.

Cara Kerja DHCP
            DHCP menggunakan 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi nomor IP. Berikut 4 tahapan proses cara kerja DHCP:

1. IP Least Request. Client meminta nomor IP ke server (Rotecast mencari DHCP Server)
2. IP Least Offer. DHCP server (bisa 1 atau lebih) yang mempunyai nomor IP memberikan penawaran ke client tersebut.
3. IP Lease Selection. Client memiliki penawaran DHCP server yang pertama diterima dan kembali melakukan rotecast dengan message menyetujui pinjaman tersebut kepada DHCP server.
4. IP Lease Acknowledge. DHCP server yang memang memberikan jawaban atas pesan tersebut berupa konfirmasi nomor IP dan informasi lain kepada client dengan sebuah Acknowledgement. Kemudian client melakukan inisialisasi dengan mengikat nomor IP tersebut dan client dapat bekerja kepada jaringan tersebut. Sedangkan DHCP server yang lain menarik tawarannya kembali.


Sekian sedikit informasi dari saya. Semoga bisa membantu anda.

Hargai karya orang lain dengan mengikut sertakan link diatas apabila anda ingin copas, karena artikel ini bukan hasil copas. Terima Kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar